Home

PHOTO GALLERY

OUR SERVICE

ARTICLE (ENGLISH)

OUR PRODUCT

Contact

ARTIKEL (INDONESIA)

International Travelling & Photos

Accessory Gallery
Motret Apik
Motret Apik mean taking good pictures
Asyiknya Hunting Pasar Tradisional
Tips Motret Pertunjukan di Panggung
Belajar foto wedding
Tips memotret didepan pelaminan
Tips foto di ministudio
Mengenal HDR
Pengalaman motret di Saudi saat musim haji 1995
Membangun kemitraan dengan model
Kapan dan Mengapa menggunakan Manual
Melukis dengan cahaya
Hunting sekitar Semarang
Apakah Fotografi High Key (HK)
Optical Zoom dan Digital Zoom
Merancang album foto sejak pemotretan
Tips aman motret dilaut
Foto Udara
Foto Potret
Hunting sekitar Semarang
oleh Handayana:

Hunting foto sekitar Semarang?
Semarang sebagai ibukota provinsi Jawa Tengah mempunyai beberapa lokasi untuk hunting foto. Sayangnya hal ini masih kurang dikenal oleh kebanyakan orang diluar daerah Semarang dikarenakan kurangnya publikasi. Publikasi yang ada sementara ini baru sekitar kunjungan wisata, tentunya sedikit berbeda untuk hunting foto.
Diperlukan waktu 3 hari.
Hari pertama, mari kita mulai dari dalam kota Semarang. Semarang sebagai kota tua dan bersejarah banyak menyimpan tempat peninggalan sejarah yang dapat dijadikan objek foto. Jika anda berminat dengan foto dokumentasi, coba datangi kota tua Semarang. Mulailah dengan sekitar Tugu Muda. Tugu kecil dimuka rumah jabatan Walikota Semarang ini menjadi tonggak sejarah pertempuran 5 hari kota Semarang waktu mengusir penjajahan Jepang tgl 15-19 Oktober th 1945. Tugu ini juga digunakan sebagai lambang provinsi Jawa Tengah. Dekat dengan Tugu Muda ada rumah Lawang Sewu yang dulunya kantor jawatan kereta api jaman Belanda.  Lawang Sewu juga pernah digunakan sebagai tempat penjara para pejuang Indonesia oleh penjajah Jepang. Masih disekitar Tugu Muda disudut jalan yang lain ditemui gereja katolik yang juga tempat kediaman Cardinal, jabatan tertinggi umat Katolik Roma di Indonesia. Masih disekitar kota Semarang, arahkan kendaraan anda ke kota tua mulai dari Stasiun Tawang sampai ke Gereja Blenduk banyak bangunan peninggalan kolonial Belanda masih layak dan beberapa telah direnovasi. Juga di kota Semarang, coba cari klenteng Sam Po Kong di Semongan atau terkenal dengan sebutan Gedung Batu. Bangunan ini merupakan komplek klenteng terbesar dan terluas di Indonesia. Klenteng ini mula mula dibangun oleh laksamana Cheng Ho waktu perjalanan muhibah ke Malaka, Sumatra dan Jawa di awal abad 15.
Hari kedua, puas dengan kota Semarang coba arahkan sedikit keluar kota arah selatan atau arah Yogya-Solo. Saya sarankan untuk perjalanan keluar kota Semarang mulailah pagi hari. Beragkat jam 6 pagi lebih baik supaya dapat sinar pagi diarea pemotretan.  Hanya kira kira 15 km anda akan temui Pagoda tertinggi di Indonesia. Letaknya tepat dipinggir jalan besar didesa Watu Gong. Anda dapat masuk dan mengambil foto disana. Jangan terlalu lama sebab masih ada sekitar 20 km kearah Solo anda akan bertemu dengan Rawa Pening. Usahakan sebelum terlalu siang anda sampai ke Rawa Pening di desa Tuntang. Begitu memasuki jembatan Tuntang, sebelah kanan sudah tampak Rawa Pening. Masuk hanya 200m dari jembatan anda bisa parkir kendaraan disana dan sewa perahu bersama pemandunya. Banyak kegiatan penduduk yang dapat diabadikan dalam foto human interest.  Agak siang dari Rawa Pening, hanya 8 km arahkan kendaraan anda ke kota Ambarawa, tujuan Museum kereta api . Jika anda datang pada hari Pon, ini nama hari Jawa, anda akan ketemu dengan pasar hewan di Bawen hanya 2 km dari Tuntang kearah Ambarawa. Dipasar hewan ini banyak kegiatan yang dapat dijadikan foto human interest. Lanjutkan perjalanan ke Ambarawa.  Museum kereta api  ini cukup terawat dan dapat diabadikan sebagai objek foto dengan berbagai lokomotif buatan Kruff Jerman dari awal tahun 1900 an.  Jika beruntung kadang ada rombongan yang mencharter perjalanan kereta api 3 rel ini menyusuri Rawa Pening sampai desa Bedono. Coba ikut rombongan naik kereta yang hanya lebih kurang 10 km jauhnya dari museum ini.
Puas dengan foto museum kereta api, arahkan ke Bandungan hanya 6 km dari Ambarawa, ambil penginapan di Bandungan yang harganya relative murah.
Hari ke tiga, udara sejuk di Bandungan jangan membuat malas bangun pagi, sebab pagi hari mulai jam 5 subuh anda harus siap dipasar kembang Bandungan. Inilah pasar kembang yang tidak boleh dilewatkan foto fotonya. Para pedagang bunga dari petani sekitar Bandungan, pagi itu berdatangan ke pasar sambil menggendong bunga bunga dagangannya. Foto foto pasar kembang ini telah memenangkan berbagai lomba foto di Indonesia maupun di luar negeri. Jangan terlalu lama, sebab jam 7 sampai jam 8 pasar sudah sepi kembali. Kalau masih mau hunting didekat pasar kembang ada pasar tradisional Bandungan, tak kalah menariknya, aneka buah dan sayuran dijual di pasar tradisional ini. Selesai hunting pasar, anda dapat sarapan pecel atau sate disekitar bandungan. Ups, jangan lama lama, selesai sarapan arahkan kendaraan anda ke Candi Gedung Songo, hanya 6 km dari Bandungan. Komplek candi ini berada diatas bukit merupakan sembilan candi terpisah. Anda dapat berjalan kaki atau naik kuda mengitari ke sembilan candi. Siangnya anda dapat turun ke Semarang lagi untuk melihat hasil foto foto dikomputer anda.
Selamat mencoba, yuk hunting foto di kota Semarang.





HomePHOTO GALLERYOUR SERVICEARTICLE (ENGLISH)OUR PRODUCT ContactARTIKEL (INDONESIA)International Travelling & PhotosAccessory Gallery