Home

PHOTO GALLERY

OUR SERVICE

ARTICLE (ENGLISH)

OUR PRODUCT

Contact

ARTIKEL (INDONESIA)

International Travelling & Photos

Accessory Gallery
Motret Apik
Motret Apik mean taking good pictures
Malacca
Singapore
Dari Singapore ke Phuket lewat darat.
Sekilas Bangkok dan floating market
Sepintas Stockholm
Roma kota tua yang exotic
Alam Switzerland yg indah
Tips untuk perjalanan darat dari Singapore ke Bangkok
Alam Switzerland yg indah

 

Pagi hari kami melanjutkan perjalanan dari Miano ke Zurich masih dengan Bus sebab inilah perjalanan yang indah melewati alam pegunungan dan desa di Swiss.

Bus berangkat dari Lampugnano Terminal jam 8:30 pagi dan sampai di Zurich jam 12:10 tengah hari di Shilguai Car Park. Di Swiss ini mata uang kita ganti dengan Swiss Frank kurs nya sedikit lebih rendah dari Euro tapi jangan salah harga harga disini lauh lebih mahal dari Eropa pada umumnya. Perjalanan yg hanya 3.5 jam ini berharga Euro 19, cukup murah dibandingkan kereta atau pesawat terbang. Kelebihan lain kami bisa menikmati perjalanan indah diantara lembah dan bukit celah celah pegunungan Alpen yang masih bersalju. Laju bus selama di Italy rata rata 80 km/jam sesuai batas kecepatan. Ditambah dengan bus dan jalanan yg bagus membuat perjalanan ini suatu wisata tersendiri.

    

Di Swiss inilah saya mendapatkan penginapan di apartement. Hal baru yg menjadi pengalaman bagi kami adalah dari saat check in sampai check out tidak ketemu dengan pengurus apartement seorangpun. Lho bagaimana ini kok ketemu alamatnya tapi tdk ada orang satupun yang bisa ditanyai. Akhirnya kami tlp nomor yang tertera di slip booking. Masukkan pin 5 digit kata orang diujung telepon. Mula mula agak membingungkan, tapi ketika print tanda booking dipelajari ternyata ada keterangan 5 angka terakhir dari code booking adalah pin yg harus dipencet di depan pintu utama. Setelah dipencet keluarlah kunci chip untuk membuka kamar. Sampai waktu check out hanya diminta mengembalikan kunci dalam drop box. Benar benar irit karyawan yg konon mahal. Harga apartement seperti ini Euro 70 semalam termasuk peralatan dapur. Waktu kami jalan jalan di central station Shilguai secara tidak sengaja ketemu mini market Asia, lha ini kesempatan cari sambal ABC atau setidaknya product Thailand. Memang banyak product Asia termasuk Indonesia dan Indomie rasa kaldu ayam dengan harga 0.9 Swiss Frank + sambal saus Thailand. Nggak apalah untuk mengobati rasa rindu setelah seminggu hanya makan roti atau kebab. Esoknya iseng iseng pingin buat indomie plus telor. Cari telor di supermarket ketemulah telor ayam dalam pack 6 butir seharga Swiss Frank 5. Wah mahal banget!

   

Hari ke 2 di Zurich cuaca dapat mendung dan hujan gerimis. Kami pergi ke Lucern naik kereta listrik seharga SF 50 untuk pulang pergi. Karena dipenginapan tdk berhubungan dengan manusia tapi mesin maka kami tdk dapat menitipkan koper. Terpaksa koper dititipkan di stasion dengan menyewa locker 9 SF. Perjalanan ke Lucern ini hanya 1 jam dengan pemandangan alam pedesaan dan pegunungan. Sesekali melewati danau dengan angsa dan bebek kepala hijau. Sungai sungai mengalir airnya sangat jernih. Saking jernihnya sampai dasar sungai kelihatan batu batu dan pasir nya. Negara ini lebih tenang dan tdk crowded seperti Italy. Masyarakatnya juga lebih santun dengan bahasa Jerman yg saya dengar ditempat tempat umum. Secara umum di Swiss dan juga di Eropa sulit mencari toilet umum. Di Zurich untuk membuka toilet umum diperlukan koin 2 SF. Kalaupun ada yg murah harus mencari MD atau Café yg ada toiletnya. Memang ini bukan gambaran umum di Swiss ada juga yang 1 SF kalau untung. Mau gratis? Tunggu orang lain dulu masuk kemudian ditunggu waktu keluar, jangan biarkan pintu tertutup  kembali tapi tahan dan langsung masuk. Tapi awas ada CCTV disana.

Kurs 1 SF = Rp 13,890

 






HomePHOTO GALLERYOUR SERVICEARTICLE (ENGLISH)OUR PRODUCT ContactARTIKEL (INDONESIA)International Travelling & PhotosAccessory Gallery